Sejahtera Dengan Air

Banner_Blog_300x250
Sejahtera, satu kata yang memiliki kepuasan yang amat besar. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Sejahtera di maknai sebagai sesuatu yang aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas dr segala macam gangguan). Lalu bagaimana dengan tema yang kami usung saat ini “Sejahtera dengan Air”? Apa yang dimaksud dengan sejahtera dengan air di sini? Marilah kita ulas secara terperinci.

Sejahtera dengan air, satu prosa yang memmiliki makna dan anjuran tentang hal-hal yang berkaitan dengan air. Apakah diri anda sudah sejahtera, makmur atau sentoda dengan air yang anda gunakan? Ini sebenarnya adalah pertanyaan yang seharusnya takpantas untuk diutarakan atau dijawab karena yang ahrus kita pikirkan bukanlah diri kita sendiri, melainkan bangsa ini, bangsa Indonesia, tmpat kita tinggal. Perlu kita sadaribahwa bangsa kita terdiri dari kepulauan-kepulauan yang dikelilingi oleh air, akan tetapi pasokan air pada tiap wilayahnya yang tidak merata yang membuat sebagian dari kita belum sejahtera dengan air mereka. Banyak hal yang perlu kita pikirkan untuk membangun kesadaran kita tentang pentingnya air. Salahsatunya adalah UUD no.7 tahun 2004 tentag sumber daya air. UUD yang telah 10 tahun dibuat ini adalah salahstu pemicu kesadaran kita tentang pentingnya menjaga sumberdaya air dan bagaimana caranya kita dapat menjaga agar kita bisa mendapat kesejahteraan dengan air.

Bisa dilihat dari banyak aspek yang bersangkutan dengan apa yang kita bahas dari negara ini bahwa kita benar-benar kurang peduli dengan kesejahteraan kita dengan air di masa sekarang atau di waktu yang akan datang. Salahsatu contohnya adalah sungai citarum. Citarum sudah seperti bukan sebuah suangai, ia seakan-akan hanya tempat pembuangan sampah belaka, bahkan Citarum dikatakan sebagai sungai terkotor di Dunia. Dan bila sudah bicara dengan dunia apakah kita berani untuk membandingkan hal ini dengan negara lain? Sesuai dengan apa yang dikatakan Jendral kementrian pekerjaan umum dalam wawancara yang dilakukan oleh salahsatu stasiun TV swasta bahwa kita sedang dalam keadaan stres air. Walaupun negara kita terdiri dari kepulauan, tidak semua propinsi-propinsi atau kota kita memang berlimpah dengan air. Bpk. Muhamad Hasan mengatakan bahwa beberapa propinsi seperti Jawa sedang dalam keadaan stres air. Kbutuhan perkapita yang mencapai 1600 meter kubik melebihi kapasitas penampunyan pulau jawa yang hanya mencapai 1200 meter kubik perkapita. Ia juga menambahkan bahwa beberapa tempat yang memang sedang dalam kondisi stres air diantaranya;Bali, NusaTenggara Barat,dan Nusa Tenggara Timur. Dan apabila hal ini tidakkita tanggulangi maka bencana-bencana yang berkaitan seperti banjur dan kekerigan akan tetap tinggi jumlahnya pada 10 tahun yang akan datang.

Setelah kita tau masalah yang menimpa kita dengan stres air,lalu bagai mana penanggulangan kita? Berhubungan saya bukanlah seorang ahli dalam bidang ini lagi-lagi saya mengutip kata-kata dari jendral kementrian Pekerjaan Umum dirjen Sumber daya air bapak Muhammad Hasan dalam wawancaranya dengan Salahsatu Stasiun TV swasta. Mungkin Bpk.Muhammad Hasan memiliki banyak cara dalam otak beliau, namun saya sebagai penyimak akan mengutarakan tiga cara penanggulangan yang ia katakan saat wawancara dengan stasiun TV swasta tersebut.

Pertama adalah perpihan pinggir sungai. Dalam hal ini sepemahaman saya bukanlah merapihkan dengan menghancurkan rumah-rumah yang terbangun di pinggir sungai, melainkan mengubah rumah-rumah tersebut agar menghadap ke arah sungan, bukan membelakanginya seperti apa yang di jelaskan oleh bpk.Muhammad Hadan Setelahnya. Kedua adalah membangun kesadaran masyaraka untuk menjaga sungai. Hal seperti ini menurut saya sudah jelas makna dari menjaga sungan yang diutarakan oleh bapak Muhammad Hasan. Kesadaran menjaga sungan menurut saya seperti tidak membuang sampah di aliran sungai, tidak membuang lombah ke dalam aliran singai. Sebenarnya hal ini juga dapat mencemari masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai karena merekalah yang selalu menggunakan air dari sungai tersebut untuk kepentingan sehari-hari mereka seperti mencuci, mandi, masak, minum dan lain sebagainya. Oleh karena itu kesadaran tersebut harus benar-benar dibangun dalam diri tia masyarakan bukan hanya untuk penangulangan stres air yang sedang melanda kita melainkan juga peduli kepada saudara-saudara kita yang memang tinggal di river side. Sedangkan yang ketiga adalah pembangunan infrastruktur. Dalam wawancaranya pak muhammad Hasan memberikan contoh membangun bendungan untuk menampung air. Sebagaimana kisah seorang nabi yusuf tentang penafsiran mimpi dari seorang raja bahwa ia di perintahkan untuk menampung makanan untuk persiapan musim pancaroba,hal ini hampir mirim dengan penjelasan pak Hasan bahwa bendungan digunakan untuk menampung air pada musim hujan dan di pergunakan pada musim kemarau. Bahkan satuhal yang membuat saya salut dari perkataan pak Hasan bahwa saai ini Kementrian pekerjaan Umum telah membangun 20 bendungan pada tahun ini. Hal yang menurut saya luar biasa yang telah dilakukan oleh Kementrian Pekerjaan Umun dalam penanggulangan tersebut. Ada hal menarik yang menurut saya wajib saya sampaikan juga kepada para pembaca sekalian apa yang di ulah oleh pak Hasan tentang pembangunan bendungan tersebut. Di karnekan keterbatasan biaya yang di turunkan oleh negara pada akhhirnyapak Hasan mengatakan sebenarnya pihak suwasta atau infestor-infestor juga dapat bekerjasama dengan pemerintan untuk membangun bendungan. Karena bendungan tersebut dapat menghasilkan aliran listrik lalu aliran listrik tersebut dapat di jual ke pihak PLN. Satu hal menarik dan satu hal peluan yang menurut saya sangat perlu diketahui oleh pembaca sekalian.

Kesimpulan dari tulisan saya di atah bahwa sebenarnya kita semua harus sadar akan pentingnya suber daya air dalam kehidupan kita, dan kira sebagai manusia jangan hanya menjadi pengonsumsi yang membabibuta dan tidak ada timbalbaliknya. Oleh karena itu marilah kita membangun dan menjaga sumberdaya air yang sudah ada agar kita semua dapat Sejahtera Dengan Air.

linked to : http://10thnsdapu.com/

Iklan

Kangen Bundaku” Always

Ketika Airmata ini tiba-tiba mengalir…..
” Kangen bangeeeettttt
Bukan karena aq sudah penat dengan rutinitas kerja’ku
kalo gak ada masalah kayanya hidup itu gak akan lengkap ..
hidup ini seperti menyusun Puzzle yaahhh..
Kadang kita bingung menyusun kepingannya buat diletakkan dimana?
Sama seperti kita yang lagi menghadapi masalah,
kadang kita bingung mencari jalan keluar permasalahan hidup kita..
Menyusun puzzle kehidupan memang gak gampang..
Memerlukan kesabaran,ketabahan hati,ketegaran juga keikhlasan..
Kadang juga ada kesedihan dan air mata, ada penderitaan juga kesakitan..
Ada cinta, ada kasih sayang juga ada kerinduan..

Kerinduan yang teramat sangat..
Kerinduan pada seseorang yang sosoknya gak mungkin lagii di temui..
Kerinduan akan rasa cinta dan kasih sayangnya yang tulus sama padaku..
Kerinduan akan tawa dan nasehat yang dulu selalu mengisi hari hari ku, beberapa tahun lalu..
Ya..
Aq yang lagi kangeeeeen sama almarhumah ibu..
Kangeeen bangeeeeett..
selalu merindukannya..
.
Aq merasa ibu dekat banget..
Allahhhh..
kangen ibu..
Apa kabar ibu disana?
Apa ibu bahagia?
Apa ibu merindukan aq juga?
kangen bu..
ingin ada dipelukanmu saat ini..malam ini..dan menangis di pangkuannya
Tapi aq sadar kalau itu sudah gak mungkin..”lebay yaa aq…
Saat Jiwa sudah berpisah dengan raga..
maka yang bisa aq rasakan hanyalah merindukannya..

Ibu… jiwamu sesungguhnya tak pernah pergi jauh meninggalkan aq..
Jiwa ibu ada didalam hati dan fikiran ‘ku..
Biarlah kerinduan ini cuma akan jadi kerinduan..
Dan aq harus menyusunnya kembali dalam sebuah Puzzle kehidupan yang bernama kenangan…
” Aku ada….
Dalam kilauan cahaya….
Kau ku sentuh….
Dalam hangatnya dunia….
Walau diri tak bisa….
Mendekat dan kau rasa….
Namun ku menjagamu….
Dengan seluruh hatiku….
Saat mata terpejam….
Dan hati yang merasa….
Hati kita bicara….
Tentang keabadian….
Tiada yang abadi….
Tiada yang melebihi….
Kekuatan rasa cinta….
Walau tak berwujud rupa….
Maafkan….
Ku tak bisa….
Wujudkan dalam nyata….
Dalam angin ku berjalan….
Dalam sinar ku titipkan..
Cahaya Cinta ”
Life must go on.. dan semuanya akan terus berjalan ,
menerjang badai melawan ombak dan pasang surut kehidupan..
menjadi kuat dan gak akan kehilangan semangat!!!
I love u mom.. I will miss u…
Always in my heart….

Hmmm… Apa Iya….???

Hadeeuuuhhh…… Kenapa jadi sedih n kepikiran…..@#$%^&*&(())#$@

Harusnya kan seneng yaaahhhhh…
cuma menerka-nerka kabar itu, tapi dah langsung gelisah gini…
Allah….

 

Baru buka Blog Lagi :)

Apa kabarrrr semuanyaaaa….. 🙂
Baru mulai nengok blog aq lagi nehhh….., setelah sekian bulan vakum…., tak ingin menulis…, tak ingin curhat…. hahahay…. lebay.com

Tau ngga tiba2 kenapa jadi nulis lagi via blog… ?? hari ini ada supervisi di PAUD ku…, hadeeuuuhhh jadi berasa tambah semangat nehh…., belajar n terus belajar, rasanya ingin sekali memuntahkan segala unek-unek, ide-ide yang harus di tumpahkan dalam sebuah kreatifitas  di dunia pendidikan…

#Mencoba sesuatu yang baru, belajar untuk terus melangkah, tanpa harus takut salah atau kalah, Modal Nekad & Ikhlas, belajar n terus belajar, selalu tanamkan semangat dalam jiwa mu… teruslah bermimpi untuk raih kenyataan, karena semua berawal dari mimpi, semua pun atas kehendakNYA, tetaplah berusaha, dan berdoa pastinya# salam semangat 🙂

– Teruntuk diri’ku…..”Jangan sedih yaa” –

Ketika kesedihan menyapa, ketika hati gelisah gamang memikirkan sesuatu, ketika urat saraf terasa berat di kepala, janganlah bersedih, tepuk dadamu dan katakan LA TAHZAN INNALLAHA MA’ANAA.. 😉

Yupz… tetaplah menjadi diriku…., Tetaplah menyemangati diriku sendiri….
walau apapun yang kau rasakan terasa menyesak di dada…., tetaplah tersenyum…

Sungguh… semoga air mata ini akan membawa kebahagiaan untuk’mu…
kebahagiaan yang bisa kau raih dengan ukhuwah indah ini…..

“Akan ada rencana Allah yang kita tidak tahu bagaimana caranya. Penyelesaian dari-Nya akan selalu ada. Dan akan ada satu waktu semua penat yang membebani itu hilang, tergantikan oleh episode cerita lainnya. Mungkin waktu itu esok, lusa, setahun lagi, dua tahun lagi, atau entah kapan. Tapi waktu itu pasti ada. Sungguh, Allah sudah membuat skenario. Bukankah aku dari dulu selalu bilang bahwa aku memasrahkan semua cerita ini pada skenario-Nya? Dan sakit ini jelas salah satu skenario-Nya. Tinggal aku bisa konsisten dengan kata yang pernah kuucapkan untuk pasrah pada skenario itu atau tidak. Allah jelas punya rencana. Allah jelas punya solusi, yang kadang-kadang logika kita pun tak mampu.

Biarkan hal ini sering terjadi dan kau rasakan, tetaplah mengambil hikmah.. bahwa ini adalah pendewasaan yang terhebat untuk mu….:), belajar untuk ikhlas menerima..

Rasa ini…_Subhanallah_

Dan jika rasa ini salah, aku tak ingin dibenarkan..

Dan jika rasa ini salah, aku ingin datang sebuah keajaiban dan merubah segalanya agar mjd benar..
Dan jika rasa ini benar2  salah dan tidak ada jalan utk mjd benar, aku ingin selamanya salah.. 🙂
Ini hanya renungan dalam diam’ku, agar aku tidak jatuh
Jika aku salah pada’mu… tolong katakan….
Bilamana kau bosan padaku tolong juga katakan, tapi jangan biarkan aku merasa Rasa ini..
Atau kau biarkan aku meratapi rasa kesalmu bersama penyesalanku?
Bilamana selama ini  kau lelah padaku tolong katakan,  beri aku waktu untuk intropeksi..
Atau kau biarkan telinga dan hatiku perih
mendengar dan merasakan setiap kata ?
……….
Aku ingin segaris senyum nampak di wajahku lagi..
Dengan semangat’ku……….
 Aku tak ingin  terjebak dalam bayangan yang berisi pikiran” hitam?
Jangan biarkan aku salah menilai keadaanmu……
Ingin rasanya ku buang jauh rasa perih ini, dan tak ingin  ku simpan rapat dalam diriku..
“Allah eratkan UKHUWAH ini, hingga tak ada lagi rasa PERIH di hati”

… ALLAH MAHA TAHU SEGALA-GALANYA …

Ketika menggunungnya dosa merusak kepekaan hati ..
Ketika nafsu menjerat diri ..
Ketika jiwa tidak ingat bekal diri dan melupakan Rabbul Izati …

bahkan ketika nurani seolah-olah mati ..
dan cermin hati tak lagi jujur tentang siapa diri, ..
serta tak tahu apa yang harus diperbuat untuk perbaikan diri, ..

satu hal yang harus kau ingat dan akui, ..
Allah Maha Tahu, Allah Maha Tahu …

Untuk setiap langkah yang terayunkan, Allah tahu …
Untuk setiap coretan pena yang tertuliskan, Allah tahu …

Untuk setiap kata yang terucapkan, Allah tahu …
Untuk setiap angan dalam pikiran, Allah tahu …

Untuk setiap prasangka yang menyapa benak, Allah tahu …
Untuk setiap pandang mata yang berkhianat, Allah tahu …

Untuk setiap lintas pikiran yang berimajinasi fantasi, Allah tahu …
Untuk setiap bisikan hati yang tidak diketahui, Allah tahu …

Untuk setiap penyakit hati seperti iri-dendam-dengki, Allah tahu …
Untuk setiap ingin hati agar dipuji, Allah tahu …

Untuk setiap bisik hati untuk riya’ sebelum-ketika-sesudah beramal, Allah tahu …

Untuk setiap niat yang tak terdeteksi, Allah tahu …
Untuk setiap lintas pikiran ingat orang yang kau nanti, Allah tahu …

Untuks setiap rindu yang kau nyanyikan di detak-detik waktu, Allah tahu …

Untuk setiap rasa yang menyapa keping hati yang ingin bicara, Allah tahu …

Untuk setiap cinta yang kau titipkan di sudut-sudut hatimu, Allah tahu …

Untuk setiap pikiran-tenaga-waktu dan air mata karena orang yang kau cinta, Allah tahu …

Untuk setiap duka yang ingin kau ubah menjadi suka, Allah tahu …
Untuk setiap tangis yang ingin kau ganti dengan tawa, Allah tahu …

Untuk setiap senyum yang tersungging karena melihat bebintangan, Allah tahu …

Untuk setiap mimpi yang menjadi bunga tidurmu, Allah tahu …
Untuk setiap doa yang kau lantunkan dalam sujud-sujud panjang, Allah tahu …

Untuk setiap tangis di hening malam, Allah tahu …
Untuk setiap istighfar atas segala dosa, Allah tahu …
Untuk setiap sujud di ujung bumi, Allah tahu …

Untuk sebutir pasir di setiap gurun pasir, Allah tahu …
Untuk setiap bentuk telapak tangan, Allah tahu …
Untuk setiap kepalan tangan, Allah tahu …

Untuk setiap airmata pada tiap bulu mata, Allah tahu …
Untuk setiap yang kau pikirkan, Allah tahu …

Untuk setiap yang kau ucapkan, Allah tahu …
Untuk setiap salah yang kau sengaja-tidak kau sengaja, Allah tahu…

Untuk setiap dosa yang kau tutup rapat-rapat di gelap malam, Allah tahu …

Untuk setiap aib diri yang coba kau tutupi dari mata manusia, Allah tahu …

Kau mungkin lupa, atau pura-pura lupa, tetapi ingatlah, “Wa mâ kâna Rabbuka nasiyyâ, Allah tidak pernah lupa”

Dialah Allah …, yang maha tahu segala-gala …,

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (al An`am : 59).

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (al Mu’min : 19).

“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (al Hujurat : 18).

Maka, “Katakanlah: “Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antaramu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi.” (al Ankabut : 50).

Karena Rasa

Setiap rasa selalu ada hikmah dan sensasinya

karena rasa akan mendewasakan kita.

Yakinlah setiap rasa selalu ada rasanya

jika kita mau merasakannya.

SMS yang tiba-tiba masuk………

Slalu merindukanmu _iBu_

Jika sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya sungguh berharga,….
Tak sempat kukatakan betapa aku mencintai Ibuku setulus hati ini walau kadang aku begitu sering menyakiti hatinya.
Tak sempat aku korbankan sepenuh hidupku tuk Ibu yang telah berkorban begitu besar untuk hidupku.
Tak sempat kupeluk dan kucium sebagai tanda sayangku tuk ibuku… hingga akhir napasnya untuk yang pertama dan terakhir kukecup keningnya dalam kesedihan dan do’a ku untuk mu “Ya Allah Kasihilah Ibuku, Syangilah Ibuku, sebagaimana Beliau Mengasihi dan Menyayangiku sewaktu aku kecil hingga Dewasa kini”.
Hanya Do’a yang kini menemanimu walau sering kurasakan kerinduan kasih sayang dan perhatianmu.
Tuk Ibuku ….. Engkau adalah yang terbaik yang Allah Ciptakan tuk memberiku kehidupan diDunia ini.